Senin, 15 September 2014

"Mengukir Sejarah"

“Mengukir sejarah” Suatu hari,seorang remaja bernama Raffy terobses ingin mengukir sebuah sejarah entah sejarah apapun itu. Dia memiliki beberapa sahabat yang selalu menginspirasinya. Beberapa sahabatnya bernama Syarif,Alika,Nabilah,dan Joan. Syarif pernah menjalin hubungan dengan Alika saat masih SMP.Alika pernah berjanji bahwa Alika Hanya akan memiliki tiga atau dua pasangan di dunia ini,dan pasangan terakhirnya adalah jodohnya sehingga Alika sangat berhati-hati dalam memilih pasangan. Hari demi hari,minggu demi minggu, bulan demi, bulan, tahun demi tahunpun dilalui Raffy sehingga Raffy tamat SMP. Raffy dengan seorang temannya Bernama Syarif ingin mendaftar di sebuah SMA. Namun mereka berdua tidak di terima di sekolah tersebut. Merekapun terpaksa mengikuti temannya berdua yaitu Nabilah dan Joan bersekolah Di SMA lain. “Kamu tidak diterima di SMA itu?” Joan bertanya, “Ya”Jawab Raffy dan Syarif,”Kalo begitu,ikut kami saja” perintah Nabilah,”ya,lagipula,sekolah itu tidak terlalu bagus juga” Seru Joan, “Baiklah” Kata syarif. Syarif,Raffy,Nabilah,dan Joan pun bersekolah di SMA itu. Saat jam istirahat,”Ngomong-ngomong Alika sekolah dimana yahh?”Tanya Joan,”Iya,aku tidak pernah tau dia sekolah dimana” Balas Nabilah,”Kabarnya,Alika bersekolah di sebuah sekolah Asrama..entah namanya apa” Jawab Raffy,Tiba tiba Syarif datang. “Kalian lagi bicara tentang apa?” Tanya Syarif,”Inii,tentang Alika”jawab Joan “Ohh,Alika,Aku rindu padanya..sudah lama aku tidak menemuinya” Kata syarif, “ya,kami juga” Serentak mereka bertiga. Mereka pun berbincang-bincang hingga waktu istirahat berakhir. Mereka berempat selalu bersama bagaikan 4 serdadu yang bersaudara hingga satu semester dilalui.Saat di SMA,mereka juga menemukan seorang teman yang bernama Arif. Dia tampan dan baik hati. Hingga pada suatu hari, seorang gadis cantik masuk kedalam kelas dengan rambut yang terurai dan bergelombang. “Anak-anak,kalian mempunyai teman baru,kenalkan namamu!” Perintah bu guru “haii teman-teman, nama saya Alika..” Seru Gadis itu. Sontak, Raffy dan kawan-kawannya berbalik menuju arah gadis tersebut. Ternyata Gadis itu adalah Alika. Mereka pun berbincang-bincang masalah kepindahan Alika. Ternyata Alika pindah dari SMA tempatnya bersekolah Karena Dia sering sakit-sakitan. Mereka semua senang karena mereka telah terkumpul kembali. Hari demi Hari Alika bersekolah di SMA itu. Raffy pun mulai memiliki perasaan Istimewa pada Alika. Saat pulang sekolah, “Joan!!” Panggil Raffy,Joan pun berjalan menuju Raffy dan berkata “Ya?,ada apa?” “inii,aku ingin mengatakan sesuatu,tapi kamu janjikan..jangan Tanya siapapun?” kata Raffy “Ya,baiklah..akan kupegang erat rahasiamu” balas Joan. Raffy pun mulai menceritakan perasaannya terhadap Alika.”Aku sebenarnya menyukai Alika saat Alika bersekolah di sekolah ini,bisakah kamu membantuku?”Tanya Raffy “Tidak” dengan wajah murung Joan menjawab, “Kenapa?” Tanya Raffy lagi, “Kita ini bagaikan berkompetisi” Seru Joan, “Maksudnya?” Tanya Raffy lagi,”Ahh..sudahlah..lupakan” kemudian Joan beranjak pergi menjauhi Raffy dengan perasaan sedih dan marah. Sehingga esok harinya, Raffy bertanya lagi pda Arif dengan pertanyaan yang sama, dan..lagi-lagi, Arif menjawab pertanyaan itu dengan jawaban yang sama seperti Joan. Raffy pun bingung dengan jawaban kedua sahabatnya tersebut. Raffy menghampiri Nabilah dan bertanya tentang jawaban kedua sahabatnya. “Nabilah,aku ingin bertanya sesuatu,tpi ,jangan beritahu org lain yahh!?”Tanya Raffy “Tentang apa?” Tanya Nabilah lagi,”maksud dari kata KITA INI BAGAIKAN BERKOMPETISI itu apa ya?”Tanya Raffy lagi,”memang ungkapan itu kamu ambil dari mana? Trus tentang apa pokok pembicaraan dari ungkapan itu?” Tanya Nabilah lagi. Raffy pun menjelaskannya hingga Nabilah berkata,”ohh,Aku tahu,menurutku,Joan dan Arif juga menyukai Alika sehingga mereka berdua tidak mau mengatakan cara untuk mendapatkan Alika…itu sihh menurutku” Dengan suara sumbang,”nahh,mungkin juga pendapatmu itu,aku setuju,makasih yaa” Jawab Raffy. Kemudian Raffy berlari dengan kencang meninggalkan Nabilah.Satu tahun kemudian,Raffy melihat Arif dan Alika sedang bermesraan. Raffy pun bingung.Tidak lama,Nabilah menghampirinya dan membisikkan sesuatu.”Kau tahu,Arif adalah orang kedua dan dia adalah lelaki yang sangat sangat beruntung”Bisik Nabilah.Raffy pun pulang dengan perasaan sedih. Saat sampai di rumah, wajah Raffy terlihat murung. “Kamu kenapa, Raffy?Dari tadi ibu perhatikan wajah kamu murung terus” Tanya Ibu Raffy,”tidak,tidak apa-apa kok ,bu” Raffy menjawab dengan tersenyum, “Ayoo,cerita saja”Paksa Ibu Raffy,”Inii,aku ingin membuat sejarah dengan caraku sendiri tapi dalam hal sederhana” Kata Raffy, “Maksudnya?” Tanya Ibu Raffy,”Sudahlah,bu..lupakan saja..nanti jadi beban pikiran yang membuat ibu sakit”Balas Raffy, “Baiklah,walaupun ibu tidak mengerti maksudmu,yang penting ibu sudah tau intinya” Kata Ibu Raffy, “Maksudnya?” Tanya Raffy kembali,”tahu tidak,akivitas yang kamu lakukan dari bangun tidur hingga tidur kembali adalah sejarah, dan itupun sangat sangat sangat sederhana”Balas Ibu Raffy,”Tapi…” Pembicaraannya terpotong,”Sudahlahh,Kamu masuk kamar saja,bsok kamu harus bangun pagi-pagi”Perintah Ibu Raffy,”Baiklah” Kata Raffy pada ibunya. Raffy pun beranjak kekamarnya. Sebelum Tidur, Raffy Mengucapkan sesuatu. “Tuhan,Aku ingin kembali ke masa lalu untuk memperbaiki prilaku ku dan ,aku ingin menjadi orang kedua atau ketiga dalam Janji Alika”ucapnya dalam hati Esok harinya, Raffy terbangun. Raffy merasa aneh namun,Raffy tidak peduli.Raffypun pergi ke WC untuk cuci muka. Raffy bingung melihat wajahnya di cermin menjadi lebih muda dan kerutan pada wajahnya hilang serta kumis tipis pada atas bibirnya pun menghilang. Raffy mulai kebingungan,tapi raffy menunjukkan perilaku seperti tidak peduli. Raffy beranjak mandi, dan setelah mandi Raffy mencari seragam SMA nya. “Ibuu,Seragam SMA ku mana?” Teriak Raffy, “Hahahahahahhaha,mana mungkin kamu punya seragam SMA,kamu kan masih SMP” Seru ibunya, “Huuuhhh?”Ucapnya dalam hati.Tidak lama kemudian, Raffy mulai sadar bahwa ternyata ini adalah Impiannya yang terjadi. Raffy pun bersorak dan berloncatan gembira bagai seorang pemenang. Raffy, pun berangkat ke sekolah dan bertemu sahabat-sahabatnya kecuali Arif karena Raffy bertemu Arif saat di SMA.Tanpa pikir panjang,Raffy memutuskan untuk mengukir sejarahnya sendiri. Raffy menarik tangan Alika lalu berkata sesuatu dengan lembut.”Aku sebenarnya Suka padamu,tapi kamu tidak pernah mengerti.Sekarang mungkin kamu mengerti maksudku?”Tanya Raffy,”Ya,aku mengerti maksudmu”Kata Alika,”Lalu jwabanmu?” Tanya Raffy,”Sebenarnya,kita sama” kata Alika,”Jadi?”Tanya Raffy lagi,”Ya”Jawab Alika,”Maksudnya?”Tanya Raffy”,”Yaaa” Jawab Alika lagi,”yeeaayyyyyyyyyyy,akhirnya kitaaa…”Pembicaraannya terpotong “pppssstttt..ini rahasia kita berdua”bisik Alika,”Baiklah” Kata Raffy. Tak terasa,mereka telah menjalin hubungan selama lima bulan dan mereka putus. Raffy tidak memiliki rasa penyesalan karena impiannya telah terwujud. Esok harinya, Raffy mengajak Alika lagi ke kantin dan berbincang-bingcang mengenai sesuatu. “Kau mau tau,siapa pasanganmu selanjutnya?”Tanya Raffy,”Maksudmu?”Alika tidak mengerti. Raffy pun merogoh-rogoh kantongnya dan mengeluarkan sebuah telepon genggam dan berkata “Dialah pasanganmu selanjutnya,dan dia adalah orang ketiga terakhir yang sangat beruntung”(sambil menunjukkan foto Arif) “Dari mana kau tahu”Tanya Alika lagi,”ya,aku tahu”Jawab Raffy,”Tapi darimana kau tahu?” Tanya Alika berulang-ulang “Kita lihat saja nanti”Jawab Raffy.Lalu meninggalkan Alika. Raffy pun mendengar suara-suara sumbang yang berkata “Raffy,bangun..Raffy,Bangunn,Raffy,Bangunn”.Raffy juga merasa terombang-ambing.Raffy pun bangun dan kaget saat melihat ibunya di dekatnya.”Kamu mimpi apa,Raffy?sampai terlambat bangun..lihat tuh,sudah jam 8..cepatt..nanti kamu terlambat” Perintah ibu Raffy.Saat Ibu Raffy meninggalkan kamar,Raffy pun tertawa kecil dan berkata “Ternyata itu hanyalah mimpi”.Raffy pun berangkat ke SMA dimana dia bersekolah.Tahun demi tahun dilalui Raffy bersama sahabat-sahabatnya hingga tamat universitas.Dan ternyata,Arif adalah orang ketiga terakhir yang menjadi pasangan Alika.Tapi pertanyaan yg muncul dibenak seorang Raffy adalah siapakah orang kedua beruntung yang menjadi pasangan Alika?.Namun,Rafy tidak peduli pada pertanyaan tersebut.Tidak tergambar rasa bingung,kekesalan,penyesalan,ataupun ekspresi jelek lainnya pada wajah Raffy.Raffy hanya senang karena telah memiliki sahabat yang sangat peduli padanya. -TAMAT-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar